Jumat, Mei 01, 2009

“INTERNET”

Pengertian Internet

Istilah internet berasal dari bahasa Latin inter, yang berarti “antara”. Secara kata per kata internet berarti jaringan antara atau penghubung.

Internet adalah jaringan komputer yang saling terhubung ke seluruh dunia tanpa mengenal batas teritorial, hukum dan budaya. Secara fisik dianalogikan sebagai jaring laba-laba (The Web) yang menyelimuti bola dunia dan terdiri dari titik-titik (node) yang saling berhubungan.

Node bisa berupa komputer, jaringan lokal atau peralatan komunikasi, sedangkan garis penghubung antar simpul disebut sebagai tulang punggung (backbone) yaitu media komunikasi terestrial (kabel, serat optik, microwave, radio link) maupun satelit . Node terdiri dari pusat informasi dan database, peralatan komputer dan perangkat interkoneksi jaringan serta peralatan yang dipakai pengguna untuk mencari, menempatkan dan atau bertukar informasi di Internet.

Isi Internet adalah informasi, dapat dibayangkan sebagai suatu database atau perpustakaan multimedia yang sangat besar dan lengkap. Bahkan Internet dipandang sebagai dunia dalam bentuk lain (maya) karena hampir seluruh aspek kehidupan di dunia nyata ada di Internet seperti bisnis, hiburan, olah raga, politik dan lain sebagainya.

Sejarah internet

Sejarah internet dimulai pada 1969 ketika Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency(DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset tentang bagaimana caranya menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET. Pada 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.

Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, icon @ juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukkan "at" atau "pada". Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.

Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link.

Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan. Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.

Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih

Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau Worl Wide Web.

Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan di tahun yang sama muncul istilah surfing the internet. Tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah. Di tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator 1.0.

Manfaat internet

Secara umum ada banyak manfaat yang dapat diperoleh apabila seseorang mempunyai akses ke internet . Berikut ini sebagian dari apa yang tersedia di internet: 1. Informasi untuk kehidupan pribadi : kesehatan, rekreasi, hobby, pengembangan pribadi, rohani, sosial. 2. Informasi untuk kehidupan profesional/pekerja : sains, teknologi, perdagangan, saham, komoditas, berita bisnis, asosiasi profesi, asosiasi bisnis, berbagai forum komunikasi.

Satu hal yang paling menarik ialah keanggotaan internet tidak mengenal batas negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor faktor lain yang biasanya dapat menghambat pertukaran pikiran. Internet adalah suatu komunitas dunia yang sifatnya sangat demokratis serta memiliki kode etik yang dihormati segenap anggotanya. Manfaat internet terutama diperoleh melalui kerjasama antar pribadi atau kelompok tanpa mengenal batas jarak dan waktu. Untuk lebih meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia, sudah waktunya para profesional Indonesia memanfaatkan jaringan internet dan menjadi bagian dari masyarakat informasi dunia.

Fasilitas Internet

Fasilitas-Fasilitas yang dapat Anda manfaatkan dengan menggunakan internet, diantaranya :

- Web, adalah fasilitas hypertext untuk menampilkan data berupa teks, gambar, bunyi, animasi dan data multimedia lainnya, yang diantara data tersebut saling berhubungan satu sama lain. Untuk memudahkan Anda membaca data dan informasi tesebut Anda dapat mempergunakan web browser seperti Internet Explorer ataupun Netscape.

- E-Mail (Electronic Mail), dengan fasilitas ini Anda dapat mengirim dan menerima surat elektronik (e-mail) pada/dari pemakai komputer lain yang terhubung di internet, dan dapat menyertakan file sebagai lampiran (attachment).

- Newsgroup, fasilitas ini digunakan untuk mendistribusikan artikel, berita, tanggapan, surat, penawaran ataupun file ke pemakai internet lain yang tergabung dengan kelompok diskusi untuk topik tertentu. Dengan fasilitas ini pula Anda dapat melakukan diskusi, seminar ataupun konferensi dengan cara elektronik tanpa terikat waktu, ruang dan tempat.

- FTP (File Transfer Protocol), fasilitas ini digunakan untuk menghubungkan ke server computer tertentu dan bila perlu menyalin (download) file yang Anda butuhkan dari server tersebut dan menyimpannya di komputer Anda.

Istilah-Istilah Yang Sering Digunakan

Ada beberapa istilah yang sering digunakan apabila Anda bekerja dalam Internet, diantaranya yaitu:

- WWW (World Wide Web), merupakan kumpulan web server dari seluruh dunia yang berfungsi menyediakan data dan informasi untuk digunakan bersama. Berbagai informasi dapat Anda temukan pada WWW, seperti informasi politik, ekonomi, sosial, budaya, sastra, sejarah, teknologi, pendidikan dan sebagainya. Kita dapat mengumpamakan WWW ini merupakan perputakaan besar yang menyediakan berbagai informasi yang dibutuhkan.

- Web Site (Situs Web), merupakan tempat penyimpanan data dan informasi dengan berdasarkan topik tertentu. Diumpamakan situs Web ini adalah sebuah buku yang berisi topik tertentu.

- Web Pages (Halaman Web), merupakan sebuah halaman khusus dari situs Web tertentu. Diumpamakan halaman Web ini adalah sebuah halaman khusus buku dari situs Web tertentu.

- Homepage, merupakan sampul halaman yang berisi daftar isi atau menu dari sebuah situs Web.

- Browser, merupakan program aplikasi yang digunakan untuk memudahkan Anda melakukan navigasi berbagai data dan informasi pada WWW.

Perkembangan internet di Indonesia

Di Indonesia jumlah pemakai internet selalu meningkat dengan peningkatan yang cukup besar. Sekarang banyak sekali layanan-layanan akses internet yang bisa kita pilih sesuai dengan kebutuhan kita, salah satunya layanan akses internet dari PT. Telkom seperti Telkomnet Instan dan Telkom Speedy. Telkomnet Instan merupakan layanan akses Dial-Up dengan kecepatan berkisar antara 40 Kbps - 56 Kbps sedangkan Telkom Speedy merupakan akses ADSL dengan kecepatan Up To 384 Kbps. Selain itu masih banyak sekali layanan-layanan akses internet yang bisa kita pilih.

Ada lagi layanan internet yang menggunakan Wireless Lan yang merupakan akses internet tanpa kabel atau menggunakan gelombang elektromagnetik seperti akses GPRS menggunakan handphone, PDA, laptop, dll. Selain itu sinyal Hotspot yang sering disebarkan ditempat-tempat seperti Mall, Cafe, Kampus, atau berbagai tempat lainnya bisa digunakan untuk mengakses internet, kita hanya perlu membawa peralatan mobile kita ditempat tersebut dan berinternetan disana.

Untuk dapat mengakses internet baik dengan kabel atau tanpa kabel selain diperlukan seperangkat komputer atau laptop diperlukan juga sebuah alat yang disebut Modem, modem berfungsi sebagai protokol yang mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital atau sebaliknya.


Metta Widyaningrum / 153070201 / E
"Tugas PTK"

Senin, April 20, 2009

Televisi Digital

Kemajuan teknologi sekarang ini berkembang cepat, salah satunya teknologi televisi. Televisi adalah sebuah alat penangkap siaran bergambar. Kata televisi berasal dari kata tele dan vision. Tele berarti jauh dan vision berarti tampak. Jadi, secara harafiah televisi dapat berarti berarti tampak atau dapat dilihat dari jarak jauh. Penemuan televisi disejajarkan dengan penemuan roda, karena penemuan ini mampu mengubah peradaban dunia. Dimana yang dulunya televisi menggunakan sistem analog sekarang sudah berubah menjadi televisi yang menggunakan sistem digital. Di Indonesia juga sudah mulai menggunakan televisi digital, pada 13 Agustus 2008 Indonesia telah menapak ke pintu teknologi penyiaran televisi digital. Peristiwa itu berupa soft launching siaran TV digital oleh TVRI.

Televisi Digital (DTV) adalah satu jenis teknologi penyiaran melalui udara yang baru dan inovatif yang mengirimkan gambar melalui gelombang udara dalam bentuk bit data, seperti halnya komputer. DTV memungkinkan stasiun TV untuk dapat menyediakan gambar yang secara dramatis lebih jelas, berkualitas suara lebih baik dan pilihan program yang lebih banyak. DTV juga memungkinkan dilakukannya siaran berdefinisi tinggi (HD) bagi para pemirsa yang memiliki pesawat HD dan menyediakan kemampuan interaktif dan layanan data subtitle yang lebih baik.

Keunggulan sistem TV digital dibandingkan dengan analog terletak pada kualitas penerimaan yang lebih baik, kebutuhan daya pancar yang lebih kecil, ketahanan terhadap interferensi dan kondisi lintasan radio yang berubah-ubah terhadap waktu serta penggunaan yang lebih efisien. Namun selain itu juga informasi digital dikonversikan ke analog agar dapat ditayangkan pada televisi analog.

Gambar yang dihasilkan lebih baik ketimbang gambar yang ditampilkan pemutar kaset video VHS, tapi akan dua kali lebih baik lagi jika informasi itu tidak dikonversikan ke analog, tetap digital, selain itu sistem TV digital juga memungkinkan pengiriman gambar beresolusi tinggi dengan format high-definition television (HDTV).

Adapun perbedaan antara televisi digital dan analong yaitu TV analog yang berstandar NTSC memiliki 525 garis pundai, yang umumnya terlihat hanya 480 garis pindai. Televisi biasa memiliki resolusi gambar efektif 210 ribu pixel, sedangkan pada televisi digital, resolusi tertingginya mencapai 2 juta pixel. Ini artinya, gambar pada HDTV memiliki 10 kali lebih detail ketimbang TV biasa (analog).

Seiring majunya perkembangan dunia elektronik maka banyak pihak-pihak yang ingin mengembangkan televise digital, seperti Pada 2004, badan standar Eropa (ETSI) merilis standar baru sebagai pengembangan DVB-T, yaitu DVB-H (H = handheld) yang diperuntukkan bagi pelanggan bergerak dengan pesawat penerima bertenaga baterai seperti PDA atau handphone. Penggunaan tenaga baterai secara hemat untuk penerimaan sinyal TV dalam waktu yang lama dimungkinkan oleh pengiriman sinyal secara tak kontinu. Sinyal TV digital dibagi-bagi ke dalam sejumlah blok yang masing-masing dikirimkan berurutan namun dipisahkan oleh interval waktu kosong sedemikian sehingga terminal penerima dapat menjadi non-aktif selama waktu jeda ini.

Untuk siaran terrestrial, standar yang dirilis paling akhir adalah DMB-T yang dikembangkan oleh Tsinghua University China yang merupakan modifikasi dari DVB-T. Seperti halnya DVB-T, DMB-T menerapkan dua lapis pengodean dan dua lapisan interleaving untuk mendapatkan ketahanan terhadap derau, interferensi, dan perubahan kondisi lintasan radio terhadap waktu. Adapun keunggulan yang dimiliki DMB-T disebabkan oleh sistem OFDM yang dilengkapi sinkronisasi pada domain waktu (TDS-OFDM). Sinyal sinkronisasi dikirim secara terpisah dari sinyal TV dengan menggunakan teknologi spread spectrum sehingga memberikan ketahanan lebih tinggi bagi sinyal sinkronisasi terhadap derau dan interferensi sehingga proses deteksi OFDM yang membawa sinyal TV menjadi lebih baik pula.

Karakteristik Sistem Penyiaran TV Digital Terestrial

Sistem Penyiaran TV Digital yang ada di Indonesia dibagi berdasarkan kualitas penyiaran, manfaat dan keunggulan TV Digital tersebut. TV Digital dalam perkembangannya memiliki karakteristik yang berbeda di tiap wilayah(area) penyiaran. Karakteristik sistem penyiaran TV Digital sama di radius yang sama.Type equation here.

Keunggulan TV Digital
• Kelebihan signal digital dibanding analog adalah ketahanannya terhadap noise dan kemudahannya untuk diperbaiki (recovery) di penerima dengan kode koreksi error (error correction code). Sinyal digital bisa dioperasikan dengan daya yang rendah (less power).
• Pada transmisi digital menggunakan less bandwidth (high efficiency bandwidth) karena interference digital channel lebih rendah, sehingga beberapa channel bisa dikemas atau “dipadatkan” dan dihemat. Hal ini menjadi sangat mungkin karena broadcasting TV Digital menggunakan sistem OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing) yang tangguh dalam mengatasi efek lintas jamak (multipath fading). Kemudian keuntungan lainnya adalah bahwa sinyal digital bisa dioperasikan dengan daya yang rendah (less power).
• Migrasi dari era analog menuju era digital memiliki konsekuensi tersedianya saluran siaran yang lebih banyak. Tidak ada lagi antrian ataupun penolakan ijin terhadap rencana pendirian televisi nasional maupun lokal karena keterbatasan frekuensi. Televisi digital pun dapat digunakan layaknya browser internet, sehingga sangat integratif fungsinya.
• Penyiaran TV Digital Terrestrial bisa diterima oleh sistem penerimaan TV Fixed dan penerimaan TV Bergerak. Kebutuhan daya pancar tv digital juga lebih kecil dan ketahanan terhadap interferensi dan kondisi lintasan radio yang berubah-ubah terhadap waktu (seperti yang terjadi jika penerima TV berada di atas mobil yang berjalan cepat), serta penggunaan bandwidth yang lebih efisien.
• Finest sound. Kemampuan mereproduksi suara seperti sumber aslinya


Siapa saja yang akan merasakan dampaknya?

Konsumen yang menerima sinyal siaran televisi gratis menggunakan antena pada pesawat televisi yang dilengkapi dengan penyetel analog – dan mereka yang tidak berlangganan pada perusahaan penyedia layanan televisi kabel, satelit atau perusahaan telepon – akan merasakan dampak dari peralihan televise analog ke digital. Sekurang-kurangnya 19,6 juta rumah tangga menerima sinyal siaran televisi gratis secara eksklusif di rumah-rumah mereka, dan kira-kira ada 70 juta pesawat televise akan terkena dampak hilangnya sinyal dari stasiun bertenaga penuh setelah tanggal 17 Februari 2009, jika para pemilik pesawat televisi ini tidak mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan kemampuan televisi mereka.

Dengan TV digital transisi, orang-orang yang menggunakan TV yang menggunakan sinyal analog tidak akan dapat menerima gambar / suara dan mereka harus meng-upgrade sistem mereka TV yang membuatnya mampu untuk menerima sinyal digital. The older TV set juga dapat menambahkan digital converter yang dapat dikonversi menjadi sinyal digital analog.

Tugas Perkembangan Teknologi Komunikasi
Metta Widyaningrum / 153070201 / E

Jumat, Maret 27, 2009

Pengertian dan Dampak Teknologi 3,5G

Perkambangan teknologi komunikasi telah mengalami beberapa tahap sampai mencapai tahap teknologi 3,5G, bisa dikatakan tahap-tahap inilah yang merupakan sejarah teknologi komunikasi. tahap-tahap tersebut adalah sebagai berikut :

Generasi Pertama Telekomunikasi Bergerak (1G)
Teknologi komunikasi mulai dioperasikan di Indonesia yang kita kenal dengan teknologi AMPS (Advanced Mobile Phone System) salah satu operatornya adalah PT.Komselindo. AMPS digolongkan dalam generasi pertama teknologi telekomunikasi bergerak yang menggunakan teknologi analog.

Generasi Kedua Telekomunikasi Bergerak (2G)
GSM(Global System for Mobile Communications) mulai menggeser AMPS diawal tahun 1995, PT.Telkomsel dan PT.Satelido (sekarang PT.Indosat) adalah dua operator pelopor teknologi GSM di Indonesia. GSM menggunakan teknologi digital. GSM menggunakan teknologi akses gabungan antara FDMA(Frequency Division Multiple Access) dan TDMA (Time Division Multiple Access.

Generasi kedua-setengah Telekomunikasi Bergerak (2.5G)
Teknologi GPRS(General Packet Data Radio Services) pertama sekali oleh PT.Indosat Multi Media (IM3) pada tahun 2001 di Indonesia. Secara teoritis kecepatan akses data yang dicapai dengan menggunakan GPRS adalah sebesar 115 Kbps dengan throughput yang didapat hanya 20 – 30 kbps.

Generasi ketiga Telekomunikasi Bergerak (3G)
Teknologi 3G didapatkan dari dua buah jalur teknologi telekomunikasi bergerak.
Pertama adalah kelanjutan dari teknologi GSM/GPRS/EDGE dan yang kedua kelanjutan dari teknologi CDMA (IS-95 atau CDMAOne).

Generasi keempat Teknologi Telekomunikasi Bergerak (3.5G)
Indonesia sekarang ini baru saja memasuki dan memulai tahap menggunakan teknologi 3,5 G atau yang biasa disebut HSDPA (High-Speed Downlink Packet Access) yang mampu memberikan kecepatan akses hingga 3,6 Mb/s. Teknologi 3,5G atau dikenal juga sebagai super 3G merupakan peningkatan dari teknologi 3G, terutama dalam peningkatan kecepatan transfer data yang lebih dari teknologi 3G (>2Mbps) sehingga dapat melayani komunikasi multimedia seperti akses internet dan bertukar data video (video sharing).

Sebelum kita membahas tentang 3,5G kita juga harus tahu apa perbedaan antara 3G dan 3,5G. Perbedaan antara 3G dan 3,5G adalah pada kecepatan yang bisa dicapai. Kalau 3G mendukung kecepatan UMTS (Universal Mobile Telecommunications System) yang hanya bisa maksimum 384kbps. Sedangkan 3,5G mendukung kecepatan HSDPA (High-Speed Downlink Packet Access) yang kecepatannya bisa mencapai 3,6 Mbps (hampir 10 kali lipat kecepatan maksimum UMTS. Bila didata secara sistematis, perbandingan platform-platform dengan kecepatanmya adalah sebagai berikut : Platform Kecepatan GPRS max 115 Kbps, EDGE max 384 Kbps, HSDPA (3.5G) max 3.6 Mbps.

Teknologi 3,5G merupakan penyempurnaan teknologi sebelumnya dengan menutupi semua keterbatasan 3G. Contohnya layanan panggilan video 3,5G mengalami penyempurnaan dengan meniadakan penundaan suara maupun penundaan pada tayangan wajah lawan bicara di layar ponsel (yang sering terjadi pada 3G), sehingga melakukan panggilan video (video call) melalui jaringan 3,5G jauh lebih terkesan hidup.
Teknologi 3,5G ini merupakan teknologi transmisi data pita lebar yang dapat digunakan secara berpindah-pindah (mobile broadband) yang berbasis HSDPA (High-Speed Downlink Packet Access). Teknologi ini mampu mengirimkan data awal (initial data transmission speed) dengan kecepatan hampir sepuluh kali lipat dari kecepatan teknologi 3G. Teknologi 3,5G berbasis HSDPA dikembangkan dari W-CDMA (Wideband CDMA) dan memberikan jalur evolusi untuk jaringan Universal Mobile Telecommunications System (UMTS). Dikatakan demikian, karena melalui HSDPA terbentuklah saluran W-CDMA yang baru, yaitu high-speed downlink shared channel (HS-DSCH) yang cara operasiannya berbeda dengan saluran W-CDMA yang ada sekarang tetapi hanya digunakan untuk transmisi beragam informasi arah bawah menuju ponsel.

HSDPA adalah sebuah protokol telepon genggam yang memberikan jalur evolusi untuk jaringan Universal Mobile Telecommunications System (UMTS) yang akan dapat memberikan kapasitas data yang lebih besar (sampai 14,4 Mbit/detik arah turun). Sebagai informasi, W-CDMA adalah nama teknologi GSM yang memungkinkan adanya teknologi 3G yang tujuannya adalah untuk meningkatkan kecepatan maksimal transfer data , kualitas pelayanan dan efisiensi.

Teknologi 3,5G ini memungkinkan penggunanya untuk mengunduh beragam sajian multimedia, seperti streaming video, streaming musik, mobile TV, permainan daring (online game) , cuplikan film, animasi, video klip, permainan, video klip olahraga, berita keuangan, memainkan kumpulan lagu secara penuh, dan unduh karaoke dengan kecepatan tinggi. Seluruhnya dapat dilakukan sambil tetap melakukan telepon video dengan tanpa mengganggu proses transfer data. Kegunaan lain teknologi 3,5G yang paling sering dimanfaatkan saat ini adalah menjadi internet broadband HSDPA. Dengan teknologi ini, kita dapat mengakses data/internet dengan lebih cepat.

Keunggulan utama 3,5G yaitu dengan kecepatan super tinggi hingga 3.6 Mbps menggunakan tehnologi High Speed Downlink Package Access (HSDPA) memperlihatkan bahwa teknologi 3.5G sangat superior dibandingkan dengan teknologi generasi sebelumnya. Selain itu keunggulan 3,5G adalah tayangan video call akan tampak lebih halus, delay (keterlambatan) pada koneksi VolP lebih kecil, dan akses keinternet menjadi jauh lebih cepat.

Kegunaan lain teknologi 3,5G yang paling sering dimanfaatkan saat ini adalah menjadi internet broadband HSDPA. Dengan teknologi ini, kita dapat mengakses data/internet dengan lebih cepat. Perkembangan teknologi ini dimulai dari teknologi sebelumnya yaitu teknologi 3G. Keunggulan Kehadiran HSDPA dari jalur seluler GSM memang sanggup menepis mimpi buruk internet lelet.

Perkembangan teknologi 3,5G sebagai internet broadband di indonesia bisa dikatakan lumayan berkembang. Bisa dilihat banyaknya operator-operator telepon seluler yang menggunakan teknologi 3,5G ini sebagai keunggulan produk mereka. Operator-operator seluler yang sekarang telah menggunakan teknologi ini adalah telkomsel, indosat dan XL. kebanyakan dari operator tersebut menggunakan teknologi ini lebih difokuskan pada penyediaan internet broadband 3,5G atau internet yang berkecepatan tinggi. Jangkauan layanan 3,5G dari beberapa operator layanan seluler di indonesia, XL (jabodetabek, surabaya, bali), indosat (jabodetabek, surabaya, bandung, semarang, yogyakarta, denpasar, medan, dll), telkomsel (jakarta).

Dampak teknologi 3,5G

Dampak dari teknologi 3,5G ini sangat besar sehingga kita tidak dapat menghindari itu semua dari kehidupan kita sehari-hari. Teknologi ini ada dampak positifnya dan ada juga dampak negatifnya, antara lain :

-> Dampak Negatif
Dampak negatif teknologi 3,5G , seperti Bila jatuh pada orang yang tidak bertanggung jawab bisa digunakan untuk mendownload gambar porno atau video porno sehingga dapat merusak moralitas seseorang. Mudahnya menyebarkan gambar porno atau video porno melalui ponsel. Melalui ponsel, kita dapat menggunakan fasilitas Bluetooth untuk mengirimkan atau menyebarkan gambar-gambar dan video porno itu keponsel lainnya dengan mudah.

Kalau dampak yang berhubungan dengan status social, seperti Adanya kesenjangan antara orang kaya dengan orang miskin karena hanya orang-orang kaya yang mampu membeli ponsel yang memiliki fasilitas 3,5G sedangkan orang menengah kebawah hanya mampu membeli ponsel dibawah 3,5G. Itu semua dapat memperlihatkan status sosial yang ada dalam masyarakat. Layanan 3,5G juga kadang dapat menekan bisnis lain seperti layanan pengantar surat (pos), warnet, penjual kamera dan vcd player karena semua itu sudah tersedia dalam ponsel yang berteknologi 3,5G.

Selain itu, dampak negatif dari perkembangan teknologi ini terjadi juga pada orang dewasa, seperti berkurangnya sifat social manusia karena cenderung lebih suka berhubungan melalui internet dari pada pertemu secara langsung. Dari sifat sosial yang berubah dapat mengakibatkan perubahan pola masyarakat dalam berinteraksi. Manusia menjadi malas untuk bersosialisasi dengan teman atau lingkungan sekitar karena segalanya bisa dilakukan dengan fasilitas yang ada dalam ponsel yang berteknologi 3,5G. Disisi lain, Manusia juga akan menjadi makhluk teknologi dibandingkan makhluk social karena manusia sekarang lebih suka menggunakan teknologi untuk semua kegiatan daripada bersosialisasi dengan orang lain.

-> Dampak Positif
Dampak positif dari teknologi 3,5G adalah Kita bisa mempererat tali silahturahmi dengan cara video call. Selain itu, kita juga tidak perlu repot-repot untuk pulang kampung ketika ingin bertemu saudara karena kita bisa menggunakan video call untuk bertatap muka. Kita juga bisa menggunakan internet, blog, chatting, dan kirim email tanpa perlu waktu yang lama dan dapat lebih cepat dilakukan daripada malalui PC. video streaming dan mengunduh file music mp3 bisa lebih cepat melalui ponsel dan Semakin mudah dan cepatnya manusia dalam berkomunikasi serta Semakin murah dalam berkomunikasi

Tugas Mid Semester Perkembangan Teknologi Komunikasi
Metta Widyaningrum / 153070201 /E

Senin, Maret 02, 2009

Perbandingan Teknologi Analog dan Digital

Memasuki abad ke 21 ini, teknologi berkembang semakin pesat. Sesuatu yang tampaknya mustahil di masa lalu, menjadi sesuatu yang nyata sekarang ini. Contohnya saja komputer, televisi tiga dimensi, dan lain-lain. Sekarang ini semua alat-alat canggih dapat kita nikmati. Kemajuan teknologi benar-benar menjadikan hidup kita lebih mudah.

Teknologi adalah Penerapan keilmuan yang mempelajari dan mengembangkan kemampuan dari suatu rekayasa dengan langkah dan tertentu dalam suatu bidang. Sekarang ini teknologi sangat dibutuhkan manusia untuk berkomunikasi atau menyampaikan pesan. Kondisi manusia sekarang amat tergantung dengan teknologi, mereka tidak bisa terlepas dari teknologi. Dalam kehidupan sehari-hari mereka selalu menggunakan teknologi.

Revolusi komunikasi membawa perubahan dalam peralatan komunikasi yang digunakan. Saat ini, teknologi komunikasi bergeser dari era sinyal analog menuju sinyal digital. Perbedaan analog dan digital sebenarnya lebih kepada istilah dalam penyimpanan dan penyebaran data. Data Analog disebarluaskan melalui gelombang elekromagnetik (gelombang radio) secara terus menerus, yang banyak dipengaruhi oleh factor ”pengganggu”, sementara data digital adalah merubah data menjadi sederhana yaitu lebih mudah untuk di sebarkan secara mudah tanpa terjadi ”gangguan”.

Teknologi analog merupakan teknologi yang masih manual dimana para penggunanya masih memerlukan tahapan-tahapan tertentu untuk menggunakan teknologi tersebut. Teknologi ini belum bisa bekerja secara otomatis sehingga untuk sekarang bisa dibilang teknologi ini tidak praktis. Sedangkan teknologi digital merupakan teknologi yang memberikan kemudahan bagi penggunanya dimana teknologi ini bisa bekerja secara otomatis dan menggunakan teknologi yang canggih. Teknologi digital ini lebih praktis daripada teknologi analog. Sehingga para pengguna teknologi sekarang ini lebih memilih menggunakan teknologi digital.Walaupun teknologi digital merupakan teknologi yang canggih tetapi masih ada kelemahan dibandingkan teknologi analog, yaitu Teknologi analog lebih awet atau tahan lama dibandingkan teknologi digital.

Pemahaman yang mudah tentang analog dan digital adalah pada pita kaset lagu dan file MP3 kamu. Jika kamu meng-copy (menyalin) atau merekam pita kaset, tentu hasilnya banyak ditentukan oleh alat perekamnya, kebersihan ”head” rekam nya, dan sebagainya, semakin banyak kamu merekam ke tempat lain, kualitas suaranya akan berubah. Tapi dengan meng-copy file MP3, kamu akan mendapat salinannya sama persis dengan aslinya, berapapun banyaknya kamu menggandakannya. Kini ada juga yang menyalin lagu-lagu dari pita kaset menjadi file, atau disebut juga "men-digital-isasi". Namun dalam bidang audio ini, sistem analog masih memiliki beberapa ”keunggulan” dibanding sistem digital, yang menyebabkan masih ada beberapa penggemar fanatik yang lebih menyukai rekaman analog.

Perbedaan kamera analog (manual) dan kamera digital hanya terletak pada media penyimpanannya, kalau kamera sebelumnya ”menyimpan” data gambar dalam bentuk film yang harus kamu proses dulu untuk bisa mendapatkan ”foto” nya, sementara kamera digital menyimpan data gambarnya dalam bentuk data ”digital” yang bisa langsung kamu nikmati sesaat setelah ”dijepret”.

Dalam bidang telekomunikasi, perbedaan telepon analog dan digital, bukan berdasarkan jenis pesawat teleponnya, namun kepada ”sistem” di sentral teleponnya, walaupun untuk mendukung sistem sentra yang digital, diperlukan pesawat telepon khusus. Begitu juga dengan siaran televisi analog dan digital. Siaran Analog kadang terganggu oleh cuaca, letak bangunan, dan penyebab lainnya, sementara siaran digital memiliki kualitas suara dan gambar yang lebih bagus, karena ”data”-nya tidak mengalami ”gangguan” saat dikirim ke TV penerima.

(Metta widyaningrum/perkembangan teknologi komunikasi/E)